Struktur Text Pidato
Struktur Text Pidato

Ciri , Fungsi dan Struktur Text pidato

Posted on
Ciri, Fungsi dan Struktur Text Pidato

Untuk Berpidato, Terlebih dahulu kita harus mengetahui secara umum ciri dan Fungsinya sehingga kita memahami secara utuh apa yang kita buat untuk di sampaikan, ini akan memudahkan kita dalam menyampaikan pidato kepada audiens di moment dan waktu tertentu.

Selain itu, struktur sebuah pidato juga menjadi dasar kita dalam menyusun sebuah text pidato sehingga apa yang kita sampaikan bisa di terima audiens secara runtut dan mudah di pahami. memahami ciri, fungsi dan struktur sebuah text pidato akan sangat memudahkan kita dalam menyampaikan pidato dengan baik dan profesional. untuk itulah, bahasan kali ini kami akan menyajikan hal-hal yang penting untuk di siapkan dalam membuat sebuah text pidato.

Ciri – Ciri Teks Pidato

  • Isi dari teks pidato harus mengandung kebenaran, orang yang menyampaikan pidato hendanya menyampaikan kebenaran sebuah informasi kepada audiens.
  • Mempunyai tujuan yang jelas.
  • Menciptakan suasana yang efektif dengan pendengar.
  • Cara menyampaikan pidatonya sesuai dengan para hadirin.
  • Penyampaiannya jelas, berikut juga dengan artikulasi, intonasi dan volume.

Fungsi Teks Pidato

  1. Menciptakan hubungan harmonis.
  2. Mempermudah komunikasi.
  3. Menciptakan suasana kondusif.
  4. Media komunikasi organisasi.

Kaidah Kebahasaan Teks Pidato

Ada beberapa kaidah kebahasaan teks pidato, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Menggunakan kalimat aktif.
  2. Menggunakan kata lugas, terutama untuk memberikan ajakan bagi para pendengar.
  3. Memakai kosa kata dalam bidang ilmu.
  4. Teks dibuat dengan memasukan sinonim yang berfungsi sebagai penekanan. 
  5. Memberikan informasi yang informatif dan padat.
  6. Memasukan beberapa referensi, terutama untuk pidato yang sifatnya ilmiah sebagai data pendukung.

Struktur Teks Pidato

1. Salam Pembuka

Bagian ini merupakan awal dalam suatu pidato, biasanya menggunakan Salam dengan menyesuaikan agama atau bisa juga menggunakan salam umum kepada seluruh struktur lapisan asyarakat

2. Ucapan Penghormatan

Ucapan penghormatan ini biasanya diberikan kepada yang hadir dalam acara pidato tersebut, misalnya kepada bupati yang hadir, kepada wali murit, ketua yayasan dll. yang terpenting jika kita mengucapkan penghormatan harus di sebut terlebihd ahulu strutur yang lebih tinggi. misalnya ada bupati dan kepala dinas, maka ucapan enghormatan idealnya di sampaikan kepada bupati baru kemudian kepada kemapla dinas, dan di akhiri ucapan kepada undangan lain yang tidak bisa di sebuat satu persatu. contoh dan yang saya hormati kepada seluruh tamu undangan acara peringatan HUT Jepara ke 444 yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu atau yang saya hormati seluruh hadirin yang berbahagia.

3. Ucapan Rasa Syukur

Ucapan rasa syukur bisa di artikan mengajak para hadirin untuk bersyukur kepada tuhan atas apa yang di berikan ekpada kita. contohnya : Marilah kita panjatkan terlebih dahulu puji serta syukur ke hadirat Allah S.W.T karena berkatnya kita dapat berkumpul di sini. Di pagi yang sangat cerah ini akhirnya kita semua bisa berkumpul bersama dalam keadaan yang sehat. 

biasanya di tambahi juga dengan memberikan salam kepada nabi muhammad S.A.W

4. Isi dari Pidato

Bagian ini merupakan bagian yang paling penting dalam sebuah pidato, bagian ini berisi tentang informasi, gagasan atau hal lainnya yang ingin disampaikan kepada para hadirin. jika kita berpidato di perayaan HUT RI maka yang di sampaikan tentu harus berkaitan dengan HUT RI, jika kita berpidato di depan wali murid dalam sebuah acara perpidahan atau kelulusan hendanya isi pidatonya tentang kelulusan tersebut, misalnya mendorong murid untuk melakukan pendidikan yang lebih tinggi, menggunakan ilmunya untuk di terapkan di masyarakat dsb.

inyinya isi dari sebuah pidato ialah pesan yang ingin di informasikan kepada hadirin yang hadir dalam acara tersebut.

5. Penutup Pidato

Bagian ini berisi kesimpulan pidato yang telah disampaikan dan diikuti salam penutup. jangan lupa ketika menutup pidato di akhiri dengan meminta maaf kepada hadirin atas kesalahan yang mundin kamu perbuat dalam menyampaikan pidato.

contohnya : hadirin yang berbahagia, hanya itu yang bisa kami sampaikan , jika ada tutur kata kami yang kurang berkenan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya.

itulah hal-hal yang perlu di perhatikan dalam menyusun text pidato sehingga semua yang di sampaikan dalam pidato tidak ada yang terlewat dan dapat memberikan bayak iformasi dan manfaat bagi audiens .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *